Gorontalo, Minggu 17 Mei 2026 — Tim rukyatul hilal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo bersama BMKG Provinsi Gorontalo dan DPW LDII Provinsi Gorontalo melaksanakan pemantauan hilal dalam rangka penentuan awal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan perbukitan Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, tepatnya di sebelah jalur Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
Kegiatan pengamatan hilal dimulai sejak pukul 16.00 WITA hingga menjelang waktu magrib. Hadir mewakili Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Asrul Lasapa, S.Ag selaku Kepala Bimas Islam bersama Safrianto Kaawoan, S.HI. Sementara dari BMKG Provinsi Gorontalo diwakili oleh observer Yudi Bramantyo bersama Sabar Muliady Lumban Gaol, S.Tr. Adapun tim rukyatul hilal dari DPW LDII Provinsi Gorontalo diwakili oleh Ahmad Junaidi, Nasrun, S.Pd, dan Abdul Rasyid Zakaria, S.Si.
Dalam pelaksanaan pemantauan tersebut, kondisi cuaca di lokasi pengamatan terpantau kurang mendukung. Sejak awal pengamatan hingga menjelang matahari terbenam, langit di wilayah barat Gorontalo tertutup awan mendung disertai kabut pekat. “Cuaca hari ini terbilang mendung dan berkabut tebal. Dari awal kami tiba di lokasi pukul 16.00 WITA hingga pukul 17.48 WITA kondisi cuaca belum mengalami perubahan hingga waktu magrib tiba,” ujar salah satu tim pengamat.

Berdasarkan hasil pemantauan bersama, hilal 1 Dzulhijjah 1447 H tidak berhasil terlihat karena tertutup awan mendung dan kabut tebal yang menghalangi pandangan tim pengamat ke ufuk barat. Meski demikian, kegiatan rukyatul hilal tetap berlangsung dengan lancar sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, BMKG, dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam mendukung proses penentuan kalender hijriah di Indonesia. Mr. Jamal
