DPW LDII Gorontalo Pimpin Doa Penutupan Festival Budaya Jawa Tondano Ke-XX Tahun 2026 Se- Indonesia Timur

Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (11/7/2026). Penjabat Ketua DPW LDII Provinsi Gorontalo Lukman Arbie, S.Pd.I pimpin doa penutupan Festival Budaya Jawa Tondano Ke-XX Tahun 2026 Se- Indonesia Timur di Lapangan PORSID, Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango.

Fesbud Jaton ke-XX ini resmi di tutup oleh Wakil Bupati Gorontalo, Bpk. H. Tonny S. Junus. Setelah berhasil di helat sekitar 4 hari yg dimulai pada tgl 8 – 11 Juli 2026. Dalam sambutannya, Tonny menegaskan bahwa Festival Budaya Jawa Tondano merupakan salah satu wujud nyata komitmen kita bersama dalam melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan warisan budaya masyarakat Jawa Tondano yang merupakan bagian kekayaan budaya Bangsa.

“Pelaksanaan Festival ini tidak hanya sekedar untuk mempererat tali shilaturrahim, tetapi sebagai ajang untuk menampilkan beragama seni, tradisi dan adat. Lebih dari itu juga sebagai upaya menjaga identitas masyarakat Jawa Tondano serta memperkuat persaudaraan yang tumbuh dari akulturasi budaya Jawa dan Minahasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, Kuliner dan Kerajinan. “ujar Tonny S. Junus.

Menurutnya, Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga menjadi kekuatan masa kini, masa depan dalam membangun karakter masyarakat yang berbudaya dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Wabup Tonny menyampaikan apresiasi kepada panitia Pelaksana, tokoh masyarakat, seluruh peserta, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Festival Budaya Jawa Tondano ke-XX Tahun 2026.

Ia pun berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui festival ini terus terjaga dan menjadi modal dalam melestarikan kekayaan budaya daerah.

Penutupan Festival Budaya Jawa Tondano ini turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pariwisata, Koordinator Wilayah Kerukunan Keluarga Jawa Indonesia (KKJI) Provinsi Gorontalo, Pj. Ketua LDII Provinsi Gorontalo, unsur Forkopimcam Mootilango, Kepala desa, BPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pendidik, tokoh kesehatan, Laskar Production yang dikomandani oleh Bpk. Wasito Somawiyono yang juga sebagai sponsor utama Fesbud Jaton ke- XX, serta masyarakat yang begitu antusias memadati arena festival. Juga di semarakkan oleh para pelaku UMKM yang semakin menghidupkan suasana malam penutupan.

Dalam rangkaian kegiatan penutupan Festival Budaya Jawa Tondano, Penjabat Ketua LDII Provinsi Gorontalo, Lukman Arbie mendapat kepercayaan memimpin doa bersama. dalam Do’anya Lukman Arbie menyampaikan puji syukur ke hadirat Allah SWT., yang telah melimpahkan rahmat, nikmat dan karunia-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan Festival Budaya Jawa Tondano ke-XX Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik, aman, lancar dan penuh kebersamaan.

Disela2 do’anya juga menyampaikan doa dan bela sungkawa yang amat dalam atas meninggalnya Bpk H. Rachmat Gobel. Seorang tokoh Nasional dan sosok yg penuh dengan inspirasi dalam membangun Negeri.

Kegiatan penutupan di akhiri dengan penyerahan Bendera Pataka oleh Kepala Desa Sidomukti yang didampingi oleh Ketua KKJI Provinsi Gorontalo kepada Unsur Pemerintah Kabupaten Boalemo yang nantinya akan menjadi tuan rumah Festival Budaya Jawa Tondano Ke-XXI Tahun 2027, dan dilanjutkan dengan pembacaan hasil kejuaraan oleh tim Juri dan tampil sebagai juara umum 1 adalah Sanggar Seni Budaya Sidomukti yang juga sebagai tuan rumah pelaksanaan Festival Budaya Jawa Tondano ke-XX Tahun 2026.mr.jamal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *