Gorontalo, Senin 01 Desember 2025 — Cendekiawan muda dari Nahdlatul Ulama sekaligus dosen pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Dr. Ahmad Ali, MD, MA, melakukan kunjungan akademik ke Provinsi Gorontalo dalam rangka melanjutkan penelitian tentang kehidupan organisasi-organisasi Islam di daerah tersebut. Kunjungan ini turut didampingi oleh Dwi Pramono, Lc, M.S.I, Anggota Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII.
Penelitian yang dilakukan Dr. Ahmad Ali MD mencakup berbagai aspek, mulai dari sejarah, gerakan, pendidikan, kontribusi, hingga keterlibatan organisasi Islam dalam dunia dakwah dan sosial kemasyarakatan di Gorontalo. Dalam kunjungannya, beliau turut mengajak jajaran pengurus LDII Provinsi Gorontalo, di antaranya Wakil Ketua DPW, H. Baso Desra, M.Pd, serta Biro Hubungan Antar Lembaga, Dr. Sri Yulianti Mozin, S.T, MPA.
Rombongan juga bersilaturahim dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo, yakni Prof. Dr. H. Kadim Masaong, M.Pd. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ahmad Ali MD menanyakan secara khusus perkembangan keorganisasian sejumlah organisasi Islam di Gorontalo, seperti Muhammadiyah, LDII, Wahdah Islamiyah, serta organisasi Islam lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. H. Kadim Masaong menyampaikan bahwa secara pribadi dirinya tidak mengikuti dinamika organisasi Islam secara mendalam karena lebih memfokuskan diri pada tugas-tugasnya sebagai akademisi di kampus. Ia juga menjelaskan bahwa jumlah mahasiswa yang terdaftar di Universitas Muhammadiyah Gorontalo saat ini mencapai kurang lebih 4.000 orang, dengan sekitar 3.500 mahasiswa yang aktif.
Pertemuan ini dinilai sebagai awal yang baik untuk mempererat silaturahim antar lembaga. “Insyaallah ke depan komunikasi dapat terus terjalin dengan baik sehingga bisa menjadi mitra dalam membangun ukhuwah,” ungkap salah satu peserta pertemuan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ahmad Ali MD juga menyampaikan bahwa selain untuk bersilaturahim, kunjungan ini bertujuan melanjutkan riset untuk penyusunan buku ketiganya yang mengangkat tema nasionalisme dan peran dakwah LDII di Indonesia.

Di akhir pertemuan anatara Prof. Dr. H. Kadim Masaong dan Dr. Ahmad Ali MD saling menyerahkan buku hasil karya nya sebagai kenangan antar akademisi. mr.jamal
